8 Alasan Kenapa Pasangan Selingkuh
Berdasarkan data, ternyata 26-30 persen kasus perselingkuhan disebabkan kehidupan seksual yang tidak memuaskan.

Demikian diungkap ginekolog dan konsultan seks Boyke Dian Nugraha pada seminar bertema “Love, Sex and Harmony” di Jakarta.
Kehidupan seksual yang tidak memuaskan bisa ditandai dengan pernyataan, “Aduh dok, istri saya itu solo. Datang-datang langsung buka baju, kayak kambing guling aja,” kata Boyke.
Kata Boyke, perlu bagi pasangan untuk tahu teknik-teknik berhubungan seks sehingga tidak langsung ‘tancap gas’. Bila hal ini menjadi kebiasaan, akan menjadi bumerang bagi pasangan sendiri.Perselingkuhan pun bisa jadi solusi untuk itu.
Sekurangnya ada 8 alasan kenapa pasangan Anda selingkuh:
1. Pelarian emosional dari pasangannya.
2. Rasa ingin tahu tentang seperti apa seks dengan orang lain yang bukan pasangannya. Semuanya itu bermula dari rasa penasaran akan apa yang ada di balik itu (maksudnya di balik celana dalam pria). “Bagaimana sih rasanya bercinta dengan pria kulit hitam karena suaminya berkulit putih,” Boyke mencontohkan.
3. Kemarahan atau permusuhan yang terpendam dengan pasangannya.
4. Keinginan untuk merasakan lebih banyak seks atau jenis seks yang berbeda dari yang didapat dari pasangannya.
5. Dorongan ego.
6. Ketidakmampuan membentuk komitmen yang dalam.
7. Menghindar dari masalah perkawinan atau pribadi.
8. Untuk menghilangkan rasa sakit akibat kehilangan, sebagai contohnya, kematian orang yang dicintai atau anak yang pergi sekolah ke tempat lain.
Ketika pasangan menyadari adanya persoalan di atas, sebaiknya menyadari secepatnya. Lalu apakah berani pasangan membuka diri dan menjalin komunikasi yang sehat untuk mengemukakan persoalan secara terbuka. Jika tidak, maka pintu gerbang perselingkuhan, yang adalah hubungan seksual di luar pernikahan resmi, akan terbuka lebar.
sumber : KOMPAS.com
Kondom Perempuan Generasi Kedua Siap Dipasarkan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (US Food and Drug Administration- FDA) telah menyetujui kondom perempuan seri FC2. Kondom ini ditujukan untuk melindungi para wanita dari kehamilan tak diinginkan dan penularan penyakit menular seksual.
Desain kondom generasi kedua ini mirip dengan yang sebelumnya, FC1, kecuali bahannya yang terbuat dari karet sintetik yang disebut nitrile dan lebih murah 30 persen. FC1 telah disetujui pemasarannya tahun 1993.
Persetujuan FDA atas FC2 ini akan ditindaklanjuti US Agency for International Development untuk mendistribusikan kondom lewat program global HIV/AIDS.
Perlu diketahui, generasi kondom FC1 telah didistribusikan oleh PBB di 142 negara sampai saat ini.
sumber : KOMPAS.com








